Anak merupakan amanah yang harus memperoleh perlindungan, pemeliharaan, dan pemenuhan hak secara utuh, bahkan ketika kedua orang tuanya telah bercerai. Buku Perlindungan Anak Pasca Perceraian Perspektif Kompilasi Hukum Islam mengupas secara komprehensif bagaimana Kompilasi Hukum Islam (KHI) mengatur hak-hak anak, kewajiban orang tua, hak hadhanah, serta tanggung jawab nafkah setelah perceraian.
Pembahasan diawali dengan landasan filosofis melalui konsep maqāṣid al-syarī‘ah, dilanjutkan dengan teori perlindungan hukum, efektivitas hukum, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak. Buku ini juga mengkaji implementasi ketentuan KHI dalam kehidupan masyarakat, khususnya di Kecamatan Purwakarta, sehingga menghadirkan gambaran nyata mengenai kesenjangan antara norma hukum dan praktik di lapangan.
Melalui pendekatan normatif dan empiris, penulis menyoroti berbagai persoalan seperti pengabaian nafkah anak, pelaksanaan hak asuh, lemahnya kepatuhan terhadap putusan pengadilan, serta faktor-faktor sosial dan ekonomi yang memengaruhi perlindungan anak pasca perceraian. Di akhir pembahasan, buku ini menawarkan analisis dan rekomendasi untuk memperkuat implementasi hukum demi menjamin kepentingan terbaik bagi anak.
Buku ini layak menjadi referensi bagi akademisi, mahasiswa, hakim, praktisi hukum, penyuluh agama, serta masyarakat yang ingin memahami perlindungan anak dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif Indonesia.
- Judul: Perlindungan Anak Pasca Perceraian Perspektif Kompilasi Hukum Islam
- Penulis: H. Eep Supriadi, S.Sos.I., M.H.
- Editor: Dr. Diana Farid, S.Ag., S.H., M.E.Sy.
- Layout/Cover: Tim MaSagi
- Penerbit: CV. Putra Surya Santosa
- Cetakan: Pertama, Agustus 2026
- Jumlah Halaman: 307 halaman
- Bahasa: Indonesia
- Bidang Ilmu: Hukum Islam / Hukum Keluarga Islam
- Genre: Buku Referensi Akademik / Monograf Hukum / Hukum Perlindungan Anak